Pemerintah Jepang terkejut begitu mendapat laporan terjadinya peristiwa pemboman di kawasan Mega Kuningan, Jakarta.
Mereka berharap aparat keamanan Indonesia bisa mengendalikan situasi keamanan ibukota secepatnya yang telah menewaskan sedikitnya sembilan orang dan 41 lainnya luka-luka.
Juru bicara Kementrian Luar Negeri Jepang, Yasuhisa Kawamura kepada ANTARA News di Tokyo, Jumat (17/7), mengatakan, hingga kini pihaknya masih mengumpulkan berbagai keterangan yang terkait dengan peristiwa pemboman, termasuk kemungkinan warga Jepang yang menjadi korban.
"Kami berharap Indonesia dapat mengendalikan situasinya dan kami percaya Jakarta mampu," kata Deputy Press Secretary itu. Ia juga berharap aparat keamanan mampu memelihara keamanan terus menerus termasuk menjaga keselamatan rakyat banyak.
Menyinggung soal kemungkinan peristiwa pemboman terkait dengan situasi politik pilpres yang baru saja usai, Kawamura menolak untuk berkomentar. Pihaknya hanya ingin berbicara dari sisi peristiwa saja. "Yang jelas kami turut prihatin dengan terjadinya pemboman dan menelan sejumlah korban," katanya.
Sumber : Kompas.Com
Berbahagialah orang yang terlalu capek karena kesibukan mereka, sehingga mereka tidak punya waktu untuk bersekutu dengan Tuhan. Mereka adalah anak-anakku yang mengerti kerinduan hatiku yang terdalam.
Berbahagialah orang yang selalu mengharapkan pujian atas apa yang mereka perbuat. Aku bisa memperalat dan menunggangi ambisi mereka melalui pujian.
Berbahagialah orang yang memelihara hati yang terlalu sensitif. Dengan sedikit “sentilan” saja mereka tersinggung. Mereka akan kurang bersemangat di dalam bekerja dan akan segera menghilang dalam pelayanan. Mereka ini adalah fansku yang setia.
Berbahagialah mereka para pembuat masalah. Mereka akan disebut anak-anakku.
Berbahagialah orang yang selalu mengeluh. Aku senang karena benih sungut-sungut yang kutabur bertumbuh subur di hati dan lidah mereka.
Berbahagialah mereka yang egois, suka mementingkan diri sendiri dan tidak peduli pada orang lain. Mereka adalah pengikut-pengikutku yang setia.
Berbahagialah mereka yang suka menggosip, karena mereka akan menimbulkan perpecahan dan pertengkaran. Ini sungguh sangat menyenangkan hatiku.
Berbahagialah orang yang mengaku mengasihi Tuhan, tetapi membenci saudara-saudaranya. Mereka akan hidup bersamaku selamanya sampai ke kekekalan.
Berbahagialah orang yang membalas kebaikan dengan kejahatan, penganiayaan dengan penganiayaan dan kebencian dengan kebencian. Mereka akan mendapat upah yang sama denganku di kegelapan.
Berbahagialah orang yang membaca tulisan ini dan merasa isinya pas untuk orang lain dan bukan untuk dirinya sendiri. Dia ada dalam tanganku.
Tanggal 25 Juni 2009 tepatnya hari Kamis bulan kemarin, kita semua kehilangan salah satu penyanyi legenda kita yang sangat khas dengan tariannya yang di juluki "King Of Pop" beliau adalah Michael Jackson, yang telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya secara mendadak dan penuh misteri.
Suara dan tarian Michael Jackson yang khas membuat para penggemarnya sedih dan juga kaget karena tidak menyangka akan kehilangan legenda pop secara mendadak tersebut. Karena dua hari sebelum Michael Jackson meninggal sebelumnya beliau mengikuti latihan di Staples CentreLos Angeles, dan ketika itu beliau terlihat bugar dan tidak terlihat sedang sakit.
Meninggalnya Michael Jackson dikarenakan gagal jantung yang mengakibatkan keadaan beliau kritis lalu meninggal.
Pemakaman Michael Jackson dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2009, yang di laksanakan secara megah dan menjadi pemakaman termegah di dunia, namun pemakaman Michael Jackson penuh dengan kontroversial karena di kabarkan Michael Jackson di makamkan tanpa otaknya (wuiiii bisa penasaran tu...), dan selain itu Michael Jackson di makamkan dengan peti yang di lapisi emas murni (waah, muslimkan gak boleh di lapisi emas kaya gitu..). Michael Jackson adalah seorang "King Of Pop" yang penuh dengan kontroversial dan dalam hidupnya penuh dengan siksaan.
"SELAMAT JALAN SAHABATKU SEMOGA KAU DI TERIMA DI SISI-NYA"